Selasa, 26 Juni 2018

Cara menumbuhkan semangat dalam belajar


Assalamu’alaikum wr wb.
Perkenalkan nama saya Khairul Arifin Luthfi dari kelas 4IA07. Saya angkatan 2014 dengan NPM 55414842. Pada kesempatan ini saya akan berbagi pengalaman langkah menumbuhkan semangat juang dalam belajar.
Pada kesempatan ini saya akan membantu kalian untuk  memecahkan masalah tersebut diantaranya seperti :
Hal yang pertama yaitu kita perlu focus pada tujuan.
Menentukan tujuan atau target yang ingin kita capai dalam kehidupan pasti akan memberi motivasi tersendiri untuk terus belajar. Sebagai contoh kita dapat menuliskan daftar-daftar mimpi pada secarik kertas kemudian menempelkannya pada dinding kamar tidur. Supaya setiap kali kita bangun tidur maka akan langsung melihatnya dan semakin temotivasi untuk mewujudkannya.

Selanjutnya Atur jadwal belajar
Manajemen waktu akan sangat berpengaruh terhadap semangat belajar. terkadang semangat belajar berkurang disebabkan oleh manajemen waktu belajar yang tidak baik. jadi pilih waktu belajar yang tepat. namun jangan belajar teralu berlebihan karena hal tersebut justru akan memberi efek negatif bagi anda intinya atur jadwal belajar anda secara proporsional.

Kemudian Hargailah waktu
Belajar menghargai waktu merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan semangat belajar pada diri sendiri. Untuk itu, mulailah belajar disiplin dan tidak menunda-nunda kesempatan untuk belajar. Sehingga setiap detik dalam hidup anda tidak ada yang terbuang sia-sia. Proses pencapaian yang didapat merupakan suatu cerminan dari usaha masa lalu anda dan sebagai suatu hal yang anda lakukan saat ini akan sangat menentukan hal yang akan anda capai dimasa yang akan datang.

Buatlah pola belajar yang sesuai
Supaya semangat belajar pada diri sendiri bisa kembali tumbuh maka tidak ada salahnya anda melakukan cara belajar dengan sensasi baru. seperti pergi di tempat baru sembari belajar atau belajar ditempat-tempat yang selama ini kita anggap menyenangkan. Pola pelajar seperti inilah yang akan menghilangkan kejenuhan dalam belajar dan dapat membuat proses belajar menjadi suatu hal yang sangat menyenangkan.

Selanjutnya singkirkan atau menjauh dari gangguan
Banyak sekali gangguan yang akan membuat diri kita menjadi malas untuk belajar dan cenderung melakukan aktifitas lainnya seperti menonton TV, tiduran bahkan bermain game. Untuk itu kita perlu menyingkirkan hal tersebut supaya kita lebih focus dalam belajar.

Terakhir yaitu menanamkan kemauan atau niat yang tinggi untuk belajar.
Jika sudah tertanam dalam diri kita maka belajar akan menjadi suatu aktifitas yang menyenangkan sehingga tidak berasa beban, namun yang ada hanya rasa nyaman karena ingin mengetahui banyak informasi yang beredar dan selama ini belum saya ketahui.

Daftar pustaka

http://www.rijal09.com/2016/11/cara-menumbuhkan-semangat-belajar-pada-diri-sendiri.html
https://guruppkn.com/cara-meningkatkan-semangat-belajar
http://www.riyanpedia.com/2016/11/cara-mudah-menumbuhkan-semangat-belajar-siswa.html

Senin, 25 Juni 2018

Komputasi dan Paralel Processing


Komputasi dan Parallel Processing

Komputasi
Sebagian besar manusia di dunia mengetahui apa itu komputer, komputer berbeda dengan komputasi. Jadi, komputasi merupakan suatu cara untuk menemukan pemecahan permasalahan dari data input dengan suatu algoritma.
Pengertian Komputasi yaitu proses menghitung, membandingkan dan berbagai operasi perhitungan matematika dan logika yang bertujuan untuk menyelesaikan suatu masalah yang dikerjakan dengan program komputer yang sudah disusun sesuai dengan Algoritma yang benar.
Kelebihan dari proses perhitungan komputasi yaitu bisa mendapatkan suatu hasil laporan dengan cepat dan akurat. Karena kita tinggal menginput data ke komputer, maka sistem yang telah dibuat tadi akan bekerja dan mengolah data kita menjadi informasi yang lebih berguna.

Parallel Processing
Dalam komputer, pemrosesan paralel merupakan pengolahan dari Program instruksi dengan membagi mereka di antara beberapa prosesor dengan tujuan untuk menjalankan program dalam waktu kurang. Dalam komputer paling awal, hanya satu program berlari pada suatu waktu. Sebuah program komputasi-intensif yang memakan waktu satu jam untuk menjalankan dan menyalin Program tape yang mengambil satu jam untuk menjalankan akan mengambil total dua jam untuk menjalankan. Bentuk awal dari pemrosesan paralel memungkinkan eksekusi interleaved kedua program bersama-sama. Komputer akan memulai operasi I / O, dan sementara itu sedang menunggu operasi untuk menyelesaikan, itu akan mengeksekusi program prosesor-intensif. Waktu eksekusi total untuk dua pekerjaan akan menjadi sedikit lebih dari satu jam.
Peningkatan berikutnya multiprogramming. Dalam sistem multiprogramming, beberapa program telah dikirim pengguna yang masing-masing diperbolehkan untuk menggunakan prosesor untuk waktu yang singkat. Untuk pengguna tampak bahwa semua program yang melaksanakan pada saat yang sama. Masalah pertama muncul pertentangan sumber daya di sistem ini. Permintaan eksplisit untuk sumber daya menyebabkan masalah dari kebuntuan.Kompetisi untuk sumber daya pada mesin tanpa dasi-melanggar instruksi mengarah pada rutin critical section.

Langkah berikutnya dalam pengolahan paralel
yaitu pengenalan multiprocessing. Dalam sistem ini, dua atau lebih prosesor berbagi pekerjaan yang akan dilakukan. Versi awal memiliki master / slave konfigurasi. Salah satu prosesor (master) diprogram untuk bertanggung jawab atas semua pekerjaan dalam sistem, yang lain (budak) dilakukan hanya tugas-tugas itu diberikan oleh master. Pengaturan ini diperlukan karena tidak kemudian mengerti bagaimana program mesin sehingga mereka bisa bekerja sama dalam pengelolaan sumber daya sistem.

Dua hukum yang berlaku dalam sebuah parallel processing. yaitu:

*      Hukum Amdahl
Yaitu “Peningkatan kecepatan secara paralel akan menjadi linear, melipat gandakan kemampuan proses sebuah komputer dan mengurangi separuh dari waktu proses yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah masalah.”

*      Hukum Gustafson
Pendapat yang dikemukakan Gustafson hampir sama dengan Amdahl, namun menurut pemikiran Gustafson, sebuah komputasi paralel berjalan dengan menggunakan dua atau lebih mesin untuk mempercepat penyelesaian masalah dengan memperhatikan faktor eksternal, seperti kemampuan mesin dan kecepatan proses tiap-tiap mesin yang digunakan.






Gambar diatas merupakan contoh dari sebuah komputasi paralel, dimana pada gambar diatas terdapat sebuah masalah, dari masalah tersebut dibagi lagi menjadi beberapa bagian agar sebuah masalah dapat dengan cepat diatasi.

Ø  Tujuan Komputasi Paralel
Yaitu meningkatkan kinerja komputer dalam menyelesaikan berbagai masalah. Dengan membagi sebuah masalah besar ke dalam beberapa masalah kecil, membuat kinerja menjadi cepat.
Formula komputasi paralel yang diajukan pada hukum Amdahl

Dimana   adalah banyaknya paralel yang terjadi. Secara teori, artinya proses penyelesaian masalah menjadi lebih cepat dengan menggunakan komputasi paralel.


Salah satu jenis penggunaan komputasi paralel adalah:
PVM(Parallel Virtual Machine)
Merupakan sebuah perangkat lunak yang mampu mensimulasikan pemrosesan paralel pada jaringan.
Q Model komputasi Paralel.
Yaitu sebuah pemrograman paralel yang digunakan pada masalah-masalah yang bisa diparalelkan tanpa membutuhkan komunikasi satu sama lain. Sebenarnya pemrograman ini bisa dibilang sebagai pemrograman paralel yang ideal, karena tanpa biaya komunikasi, lebih banyak peningkatan kecepatan yang bisa dicapai.
Q Taksonomi dari model pemrosesan paralel dibuat berdasarkan alur instruksi dan alur data yang digunakan:
*      SISD (Single Instruction Single Datapath) merupakan prosesor tunggal, yang bukan paralel.
*      SIMD (Single Instruction Multiple Datapath) alur instruksi yang sama dijalankan terhadap banyak alur data yang berbeda. Alur instruksi di sini kalau tidak salah maksudnya ya program komputer itu. trus datapath itu paling ya inputnya, jadi inputnya lain-lain tapi program yang digunakan sama.
*      MIMD (Multiple Instruction Multiple Datapath) alur instruksinya banyak, alur datanya juga banyak, tapi masing-masing bisa berinteraksi.
*      MISD (Multiple Instruction Single Datapath) alur instruksinya banyak tapi beroperasi pada data yang sama.

Ø  Hubungan antara komputasi modern dengan paralel processing
Kinerja komputasi dengan menggunakan paralel processing itu menggunakan dan memanfaatkan beberapa komputer atau CPU untuk menemukan suatu pemecahan masalah dari masalah yang ada. Sehingga dapat diselesaikan dengan cepat daripada menggunakan satu komputer saja. Komputasi dengan paralel processing akan menggabungkan beberapa CPU, dan membagi-bagi tugas untuk masing-masing CPU tersebut. Jadi, satu masalah terbagi-bagi penyelesaiannya. Tetapi ini untuk masalah yang besar saja, komputasi yang masalah kecil, lebih murah menggunakan satu CPU saja.

Kesimpulan yang dapat saya dari artikel tersebut yaitu semakin berkembangnya teknologi maka akan semakin berkembang pula peningkatan kinerja atau proses komputasi yang diterapkan. Salah satunya dengan cara meningkatkan kecepatan perangkat keras. Dimana komponen utama dalam perangkat keras komputer yaitu processor. Sedangkan parallel processing adalah penggunaan dari beberapa processor (multiprocessor atau arsitektur komputer dengan banyak processor) supaya kinerja komputer semakin cepat.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan yaitu kita dapat menghasilkan suatu hasil laporan dengan cepat dan akurat. Karena kita hanya menginput data ke komputer, maka sistem yang telah dibuat sebelunya akan bekerja dan mengolah data kita supaya menjadi informasi yang lebih berguna.

Kekurangan yaitu pada perangkat keras yang dibutukan, sehingga memerlukan daya yang berlebih. Oleh karena itu tidak cocok untuk perangkat dengan daya rendah seperti perangkat mobile. Karena membutuhkan banyak processor dan biaya yang tidak sedikit.

Daftar pustaka :